Obat Asam Urat Tradisional Daun Tempuyung

Daun Tempuyung berkhasiat sebagai obat sakit asam urat

Tempuyung alias ''Sonchus Arvensis'' merupakan salah satu tanaman obat asam urat yang bisa diandalkan. Selain itu sudah sejak di jaman nenek moyang daun tempuyung digunakan sebagai ramuan untuk peluruh batu ginjal, menurunkan panas, mengatasi pembengkakan, wasir, radang payudara dan menormalkan darah tinggi. Daun tempuyung juga dikenal sebagai diuretik (peluruh urin) yang dapat dimanfaatkan untuk mengeluarkan zat-zat racun dari dalam tubuh.

Tempuyung memiliki sebutan yang berbeda di setiap daerah, seperti lobak air, galibug, lalakina, lampenas, lempung jombang, dan di daerah Pasundan orang menyebutnya sebagai rayana. Di Cina, daun tempuyung tidak hanya dimanfaatkan sebagai obat, tetapi juga dipakai sebagai bahan insektisida.

Tempuyung termasuk dalam suku Asteraceae yang tumbuh di ketinggian 50-1.600m diatas permukaan laut, karena itu tanaman ini dapat tumbuh subur di wilayah dengan curah hujan merata sepanjang tahun atau daerah dengan musim kemarau yang singkat. Meskipun demikian sebagai tanaman liar tempuyung dengan mudah bisa dibudidayakan di halaman rumah.

Seperti tanaman obat tradisional lainnya, tempuyung bisa dengan mudah ditemukan di pinggir jalan, di halaman bangunan yang tidak terawat dan di tanah-tanah yang kosong. Pengembangan biaknya dengan biji membuat tanaman ini bisa tumbuh di mana-mana ketika bijinya yang sudah tua terbawa angin.

Selain senyawa aktif yang terkandung dalam daun tempuyung seperti manitol, flavonoid (kaemferol, luteolin-7-O-glukosida dan apigenin-7-O-glukosida), P-laktuserol, oc-laktuserol, inositol, kumarin (skepoletin), taraksasterol, dan asam fenolat (sinamat, kumarat dan vanilat), tanaman ini juga mengandung ion-ion mineral antara lain: silica, kalium, magnesium dan natrium.

Tidak hanya daunnya, seluruh bagian dari tumbuhan tempuyung bisa dimanfaatkan sebagai obat, baik dalam bentuk segar maupun setelah dikeringkan. Tetapi bagian yang paling berkhasiat adalah daunnya yang memiliki rasa pahit. Daun tempuyung berbentuk oval dan mempunyai ujung runcing serta berwarna hijau keunguan, permukaannya licin dan tepinya bergigi tak beraturan. Panjangnya antara 6-48 cm dengan lebar sekitar 3-12 cm.

Memanfaatkan daun Tempuyung untuk obat asam urat

Tanaman Tempuyung

Tanaman tempuyung memiliki tinggi antara 65-150 cm. Batangnya selain lunak dan berbulu juga berlubang dan memilki getah berwarna hijau. Meskipun rasanya sama pahitnya, batang dan daun tempuyung bisa digunakan sebagai lalapan sekaligus penghilang rasa lesu dan pegal-pegal akibat kerja fisik yang berat.

Bunganya berbentuk malai dengan kelopak mirip lonceng, mahkotanya berbentuk seperti jarum berwarna putih dan kuning yang berkelompok. Umumnya bunga tempuyung hanya terdapat pada tumbuhan cukup dewasa yang ditandai dengan ketinggian tanaman di atas 1 meter.

Sedangkan buah tempuyung berbentuk kotak, berusuk lima dan mempunyai rambut berwarna hitam yang ketika telah matang berubah menjadi biji berukuran kecil dan ringan mirip serbuk tepung kasar. Biji-biji inilah yang kemudian diterbangkan angin dan tumbuh di tempat m ereka berjatuhan.

Akar tempuyung mengandung senyawa alkaloid kurang lebih 0,5 % dan flavonoid yang terbesar adalah apigenin-7-0-glukosida. Golongan flavonoid ini mempunyai potensi cukup baik untuk menghambat kerja enzim xantin oksidasi dan superoksidase, sehingga menghambat dan mengurangi pembentukan asam urat.

Beberapa hasil penelitian Daun Tempuyung

Penelitian yang pernah dilakukan secara in vitro oleh Prof. Dr. Sarjito menghasilkan kesimpulan bahwa khasiat daun tempuyung sebagai obat tradisional yang paling bisa diandalkan adalah pemanfaatannya untuk obat batu ginjal. Penelitian tersebut dilakukan dengan merendam batu ginjal dari tubuh manusia dalam air rebusan daun tempuyung pada suhu 37 derajat celcius.

Kemudian rendaman batu ginjal tersebut digerak-gerakkan agar mirip seperti gerakan dalam tubuh manusia, sementara sebagian lagi didiamkan. Setelah itu kedua batu ginjal ditimbang dan kandungan kalsiumnya diukur secara kimiawi. Hasilnya, bobot kedua batu tersebut berkurang dibandingkan dengan berat sebelumnya.

Kuat disinyalir bahwa proses peluruhan batu ginjal ini dilakukan oleh kalium, zat ini memang terkandung cukup tinggi dalam daun tempuyung. Kalium tersebut memecahkan batu ginjal dengan menyingkirkan kalsium untuk bergabung dengan senyawa karbonat dalam batu ginjal, pemisahan ini menyebabkan bobot batu ginjal berkurang. Proses tersebut menyebabkan batu ginjal menjadi semakin kecil dan akhirnya larut dan keluar besama urin.

Sementara itu dari hasil penelitian yang dilakukan oleh Paul Cos dan kawan-kawannya dari Department of Pharmaceutical Sciences, University of Antwerp, Belgia, menyimpulkan bahwa beberapa senyawa flavonoida bersifat antioksidan yang dapat menghambat kerja enzim santin oksidase dan reaksi superoksida, sehingga dapat menghambat dan mengurangi pembentukan asam urat.

Cara menghancurkan batu ginjal dengan daun tempuyung cukup sederhana. Jika suka diminum sebagai teh herbal, jemur dulu daun tempuyung sampai kering. Setelah kering seduh daun tempuyung kering yang sudah diremas-remas sebanyak 1 sendok makan dengan segelas air panas layaknya menyeduh teh, ramuan teh tempuyung ini dapat diminum tiga kali sehari secara rutin.

Bagi yang suka lalapan dapat mengkonsumsi daun tempuyung sebanyak 3-5 lembar yang setelah dicuci bersih kemudian dikukus. Meskipun agak berasa pahit daun tempuyung dapat dijadikan lalapan menemani sambal terasi dengan lauk tempe, ayam atau atau ikan bakar. Sehingga sambil mengisi perut bisa sekaligus mengobati batu ginjal.

Tentunya selama masa pengobatan akan jenuh dan bosan untuk mengkonsumsi menu yang sama setiap hari. Untuk mengatasinya dapat diselingi dengan minum seduhan teh tempuyung.

Bagaimana membuat ramuan daun tempuyung sebagai obat asam urat ?

Pengobatan asam urat tinggi bisa dilakukan dengan cara yang sama seperti menghancurkan batu ginjal, daun tempuyung bisa dijadikan lalapan, bisa berupa daun kering yang diseduh menjadi teh herbal dan bisa pula daun dalam keadaan segar yang direbus untuk diminum airnya. Karena semua cara tersebut pada prinsipnya tergantung kepada kenyamanan masing-masing dalam memasukkan senyawa-senyawa penting dari daun tempuyung ke dalam tubuh.

Tetapi jika ingin melakukan pengobatan yang lebih intensif agar tempuyung dapat berfungsi sebagai obat asam urat yang mujarab, maka dapat dilakukan proses pembuatan ramuan sebagai berikut :

  • Siapkan 50 gram daun dan akar tempuyung yang masih dalam keadaan segar.
  • Dicuci bersih kemudian direbus dengan 3 gelas air sampai menjadi 1,5 gelas
  • Biarkan sampai dingin
  • Saring air rebusan tersebut dan dibagi dua untuk diminum sehari dua kali, pagi dan malam.
Lakukan secara rutin karena hasil pengobatan herbal membutuhkan waktu yang lebih lama dibandingkan dengan obat-obatan medis, tetapi minim bahkan tanpa efek samping. Untuk menjaga agar ginjal tidak bekerja terlalu keras dan membantu efektivitas pengobatan, selama mengkonsumsi rebusan daun dan akar tempuyung minumlah air putih lebih banyak dari biasanya.


Obat tradisional asam urat lainnya :

0 komentar:

Poskan Komentar

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More